Sedikit Sejarah dan Alasan
Hallo sobat kebersihan, selamat menjalani kehidupan yang sebagaimana mestinya. Semoga kita tetap pada lindungan-NYA. Sedikit mengulas kembali sejarah terbentuknya Clean.It dan berbagai alasan dibalik perjalanan itu semua. Clean.It awal mula dibentuk dari pertengahan Tahun 2021, berawal dari keresahan seorang mahasiswa pemalas yang ingin produktif saat itu akhirnya sepakat mencoba membuka Jasa Cuci Sepatu di Purworejo bagian kidul. Alasan kenapa cuci sepatu menjadi pilihan yang jelas tidak membutuhkan modal yang cukup besar, hanya bermodalkan strategi promosi media sosial, dan skill otodidak dari media sosial pula. Awal itu memang kita masih sangat belia untuk berani membuka usaha jasa yang bahkan tidak ada basic blass dari latar belakang kami.
Modal keberanian dan tekad melawan ketidakadilan rezim tersebut menjadi alasan kami untuk berani membuka dengan belajar dari relasi sekitar dan juga internet yang semakin luasnya. "Sepi" itulah kata-kata yang keluar dari mulut kami ketika tidak ada yang mampir mencuci bahkan bagian kiri pun saja tidak. Dengan promosi dan dibantu teman-teman pula akhirnya Clean.It mulai mendapatkan orderan, ya meskipun hanya dari lingkungan sekitar saja. Tetapi dari titik itu pula kami mulai mempelajari tentang banyak hal dari sepatu mulai dari air yang mengalir, sepatu kering, kain lap yang maksimal. Sedikit demi sedikit kami menghajar diri sendiri belajar menjadi lebih baik hingga akhirnya kami dapat mendapatkan skill dan pengetahuan yang jelas beda dari lain.
Promo yang sering kami lontarkan menandakan bahwa pajak yang mahal senantiasa menindas kaum-kaum lemah tak terjangkau, kami yang berada dibawah saja berani memberikan kelonggaran kepada sesama seharusnya yang diatas begitu pula apalagi jabatan yang tinggi membuat mereka terlena. Bahkan saat Promo sekalipun, kami tetap bekerja profesional dan tidak pandang bulu. Pelayanan yang kami berikan diusahan optimal dan konsisten setiap langkahnya, karena bekerja adalah mencari rezeki bukan?. Satu tahun Clean.It berdiri, kami merombak satu demi satu apa yang kurang dan apa yang menjadi kritik dan harus segera diterapkan, orang-orang makin banyak yang datang tidak sedikit dari mereka menjadi pelanggan dan berteman setia dengan kami.
Satu persatu menu mulai bertambah di daftar kami, sadar bahwa cuci sepatu bukan hanya kebersihan melainkan perawatan dan variasi agar tidak bosan, seperti repain, uncolor, dan memberi instrumen gambar pada sepatu. Akan tetapi karena status kami saat itu adalah mahasiswa yang sedang mencoba menjadi aktivis abiess, akhirnya sedikit waktu untuk mengurus saudara kandung kami Clean.It. Hingga banyak pesan tak terbalaskan dari pelanggan maupun yang ingin mampir karena memang jarak antara kampus dan tempat kami mencuci sangat memakan waktu dan melelahkan. Libur semester kami pasti mencuci dan kadang kami pulang satu hari untuk sekedar mencuci. Prioritas kami memang kepercayaan bukan lagi untung atau rugi. Saat itu pula kami agak melempar pesanan ke koneksi tukang cuci yang berada di kecamatan tetangga tetapi kami sadar, kami yang kurang menaruh perhatian dan tidak terlalu effort menurut kata yang berpasangan.
Dua tahun berikutnya kami hampir menelantarkan Clean.It karena memang sangat sibuknya agenda menjadi Sarjana Muda, mulai dari praktikum, kkn, tugas akhir, penelitian, dan dahlah lelah rasanya menjelaskan. Menjadi Sarjana adalah bentuk tanggung jawab pada dunia, banyak waktu coba kami luangkan terkadang untuk membahas keberlanjutan dan tumbuh kembang saudara kandung kami Clean.It tapi memang hampir tidak mungkin menyiksa diri sendiri untuk menjadi yang terbaik, karena pada dasarnya life is a choice sehingga kami harus mendahulukan apa prioritas kami sebenarnya. Banyak kata maaf terlontar entah lisan maupun tulisan yang kami berikan kepada sobat kebersihan sebab gagal berjumpa dengan tukang cuci.
Singkat cerita setelah lama terlantar akhirnya para tukang cuci Clean.It berhasil mendapatkan gelar Sarjana Muda pertamanya jelas bahagia bercampur sedih teringat saudara kandung kami sangat lusuh. Kami mulai banyak waktu luang tanpa sadar gelar yang diraih sejajar dengan kata pengangguran, dari titik itu kami mulai membangunkan Clean.It yang sudah lama terlelap dan hampir saja opname. Sembari mengeser kata pengangguran di pundak, kami juga berusaha membangun manajemen baru untuk Clean.It agar terawat dan terlihat rapi kembali hingga riang bermain dengan temannya. Akhirnya mulai terbentuk manajemen baru kami disela-sela sibuknya menabung untuk membayar pajak yang semakin menghimpit.
Clean.It mulai tampil lagi, dengan susunan baru jelas konsisten dan efisien lama yang tetap terjaga. Akhirnya kami mulai lega sebab saudara kandung kami telah berkumpul ria, sadar dengan jatuh bangun itu ada dan hal biasa kami tetap menjaga tekad kami yang dimulai dari Tahun 2021 hingga kini. Treatment yang semakin menjadi-jadi membuat kami semakin tergerak untuk setidaknya berani bersaing melawan kekejaman negara yang kadang tidak berpihak. Kini Clean.It siap menjadi teman terbaikmu dikala sepatu atau apapun itu yang butuh perawatan kami menyatakan siap.
Sedikit banyaknya telah kami sampaikan, semoga sobat kebersihan dapat memahami untuk panjang cerita ini. Kritik dan saran kami selalu membuka peluang dan tidak akan menutup pintu karena kami bukan jabatan haram dan tidak menyengsarakan. Silahkan dapat melalui DM instagram atau pesan mesra WA, maaf sebesar-besarnya kepada sobat kebersihan semua dan salam hormat setinggi-tingginya kepada kalian yang masih berjuang sampai detik ini juga dengan teman-teman yang masih percaya denggan kami.
See You...

Komentar
Posting Komentar